Windows 8, Familiar bagi Tunanetra

Diposting oleh Admin

    WINDOWS 8 baru saja diluncurkan oleh Microsoft. Sistem operasi ini memiliki banyak kelebihan, bukan hanya pengguna komputer berpenglihatan normal tapi juga familiar bagi tunanetra. Melenggangnya Windows 8 sebagai sistem operasi terbaru besutan Microsoft tentu saja memunculkan tanda tanya besar bagi pengguna komputer yang tunanetra. Apakah sistem operasi tersebut dapat dioperasikan dengan mudah tanpa penglihatan? Hal ini penting untuk dijawab, karena mau tidak mau, tunanetra pun harus beradaptasi dengan sistem operasi tersebut.
    Microsoft memperhatikan kebutuhan pengguna berkebutuhan khusus, salah satunya penyandang tunanetra. Aplikasi bantu yang tersedia di dalam Windows 8 tidak lagi dibuat seadanya, seperti pada versi terdahulu. Namun, sudah lebih fungsional dalam membantu tunanetra mengoperasikan komputer.
     Ada beberapa aplikasi bantu yang tersedia, namun paling utama, yaitu pembaca layar (screen reader). Pembaca layar adalah aplikasi yang mampu mengubah teks atau tampilan menjadi keluaran suara, sehingga tunanetra dapat mengetahui informasi yang tampil di layar monitor.
    Narrator adalah pembaca layar bawaan Windows yang sudah ada sejak Windows XP. Namun, dulunya Narrator dibuat seperlunya saja. Fungsinya pun sekadar membacakan menu atau teks sederhana pada Windows.
    Microsoft telah meningkatkan kemampuan Narrator. Kini juga dapat digunakan untuk melakukan navigasi pada antarmuka Windows 8. Yang paling signifikan adalah fitur baru yang memungkinkannya dipakai browsing menggunakan browser bawaan Microsoft.
    Bagi tunanetra yang ingin mencicipi Windows 8 RT yang ditanam pada perangkat tablet, Narrator pun sudah mampu membacakan objek yang disentuh menggunakan jari. Untuk menghidupkan Narrator, pengguna cukup menekan beberapa tombol shortcut. Pada layar sign in, tekan WIN+U. Di desktop, tekan WIN+ENTER. Sedangkan untuk mengaktifkan Narrator di perangkat tablet, tekan WIN+Volume up (tombol menaikkan volume).
    Tentu saja banyak shortcut baru yang perlu dipelajari tunanetra sebelum mengoperasikan Narrator. Jika Narrator sudah aktif, tekan Caps Lock+F1 untuk memunculkan menu bantuan. Menu ini berisi tutorial lengkap cara menggunakan Narrator. Untuk mematikan Narrator, tekan Caps Lock+ESC.
    Meski kemampuan Narrator sudah jauh lebih baik, namun tetap saja tidak dapat mengakomodasi semua kebutuhan tunanetra. Bila ingin mengeksplorasi Windows 8 dengan lebih enak, gunakanlah beberapa pembaca layar, seperti dirangkum dari detiknet.
    Pertama, NVDA (www.nvda-project.org). NVDA (Non visual desktop access) adalah pembaca layar gratisan yang sudah mendukung Windows 8. Meski gratisan, tapi kemampuannya menangani elemen visual dalam Windows 8 terbilang cukup baik. NVDA adalah satu-satunya pembaca layar yang saat ini mendukung pengoperasian layar sentuh.
    Memang NVDA yang mendukung Windows 8 baru dalam tahap beta (versi 2012-3). Namun, dapat digunakan untuk aktivitas dasar berkomputer, seperti bernavigasi, mengkopi file, dan lain sebagainya.
    Kedua, Jaws for Windows (www.freedomscientific.com). Ini adalah pembaca layar komersial yang paling populer digunakan oleh tunanetra. Jaws saat ini adalah satu-satunya pembaca layar yang sudah support Windows 8, telah rilis dalam versi penuh (v14.0.918).
    Selain itu, tersedia pula fitur-fitur lain yang cukup unik, seperti flexible web (konfigurasi untuk menghilangkan objek yang tidak penting saat browsing), convinient OCR (mengubah tampilan gambar atau PDF menjadi teks), dan lain-lain. (*)

Ponsel Jumbo Rasa Baru

Diposting oleh Admin

    PONSEL berlayar 5 inci tergolong besar. Berbagai vendor mulai memasarkan ponsel cerdas Android dengan layar 5 inci ke atas dengan berbagai keunggulan. LG tidak mau ketinggalan dengan mengandalkan Optimus Vu.
    Ponsel ukuran besar atau yang mulai dipopulerkan sebagai phablet, memang masih didominasi oleh jajaran Galaxy Note. Tapi, tak ubahnya seperti Galaxy Note, Optimus Vu ini juga menawaran kemudahan saat pengguna ingin mengolah dokumen di ponsel.
    Pada paket penjualannya LG memberikan aksesoris berupa leather case yang membalut seluruh bagian Optimus Vu hingga menyerupai buku diary. Tak heran, jika sekilas banyak yang mengira ini adalah buku diary, bukan ponsel berlayar besar.
    Saat dibuka, barulah wujud Optimus Vu ini terlihat. Bentuknya memang sangat kotak, namun tetap berkesan elegan karena seluruh sisinya dibalut lapisan chrome yang mengilap.Sedangkan bagian belakangnya dibuat dari bahan plastik bertekstur yang tak bisa dibuka, alias unibody. Jadi pengguna tidak bisa mencopot baterai atau mengupgrade kapasitas penyimpananya yang sebesar 32 GB.
    Perpaduan bahan dan form factor seperti itu membuat LG Optimus Vu terasa begitu kokoh ketika digenggam. Saat tombol power dipencet, langsung, layar IPS LCD-nya langusng menyala terang benderang. Wajar saja, karena di dalam layar 5 inci yang diusungnya terdapat resolusi 768 x 1024 pixels dengan kepadatan 256 ppi.
    Mengutak-atik Optimus Vu sama menyenangkannya dengan Galaxy Note, ada stylus yang bisa difungsikan banyak hal. Killer apps dalam ponsel ini adalah Quick Note. Fungsinya bisa bermacam-macam, mulai dari membuat catatan, mencorat-coret home screen, atau menggambar dengan berbagai macam kuas dan warna.
    Aplikasi itu memang seakan menjadi andalan LG untuk menjajakan Optimus Vu. Buktinya, di atas ponsel tersebut ditanamkan tombol khusus untuk membuka Quick Note. Jadi pengguna bisa langsung menggunakan aplikasi ini dengan cepat.
    Dirangkum dari detiknet, berkat stylus dan aplikasi Quick Note yang sudah built-in di dalamnya, Optimus Vu memang bisa digunakan layaknya sebuah buku digital. Cukup seru, fungsional, dan lumayan canggih.
    Dibekali chip Nvidia Tegra 3 yang sudah mengusung quad core 1,5 GHz, GPU ULP GeForce dan memori RAM 1 GB. Sudah pasti, Optimus Vu ini bisa 'berlari' sangat kencang saat ditantang aplikasi berat sekali pun.
    Spesifikasi yang tinggi itu juga ditunjang oleh layar besar yang cemerlang. Nah, layar inilah yang menjadi keunikan LG Optimus Vu dibanding dengan seluruh pesaingnya. Jika Galaxy Note mengusung rasio layar 16:10, Optimus Vu ini justru masih mempertahankan rasio 4:3. Sekadar catatan, rasio tersebut juga digunakan Apple pada jajaran iPad dengan alasan agar mudah membaca tulisan.
    LG Optimus Vu baru saja dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga Rp 5,5 juta, menjadikannya salah satu alternatif menarik bagi pemburu ponsel besar dengan spesifikasi sangar. (*)

Spesifikasi LG Optimus Vu:
* Sistem operasi: Android ICS 4.0.4
* Chipset: Nvidia Tegra 3
* Prosesor: Quad Core 1,5 GHz
* GPU: ULP GeForce
* Memori: RAM 1 GB, ROM 32 GB
* Layar: 5 inch HD-IPS LCD capacitive touchscreen, 768 x 1024
  pixel
* Kamera: 8 MP, 3264x2448 pixel, autofocus, LED flash. Kamera depan
  1,3 MP
* Kapasitas baterai: 2.100 mAh.
* Bobot: 168 gram
--------------------------------------

Nokia Asha 309, Bisa Langsung Unggah Foto

Diposting oleh Admin

    NOKIA Asha 309 terlihat cukup elegan dengan konsep layar sentuh penuh. Kombinasi warna dasar putih dengan sentuhan list berwarna metalik yang membingkai layar utama, membuat tampilannya terlihat begitu segar, pas dengan karakter anak muda yang dinamis.
    Tampak muka Asha 309 hanya terdapat 2 buat tombol yang tersemat tepat di bawah layar. Tombol tersebut, berfungsi untuk melakukan dan mengakhiri panggilan sekaligus sebagai tombol power. Selebihnya, eksplorasi Asha 309 memaksimalkan kinerja layar sentuh.     Kamera menjadi salah satu menu andalannya. Nokia Asha 309 sudah dibekali kamera dengan lensa 2 MP. Dari hasil uji, kualitas gambar tergolong bagus untuk handphone di kelasnya. Sayang, tanpa lampu flash. Hasil bidikan bisa langsung diunggah ke jejaring sosial, blog, dan sebagainya.
    Selain kamera, menu hiburan Asha 309 sudah dilengkapi pemutar musik MP3/Mp4, FM radio, radio internet, dan berbagai game menarik. Ponsel ini menawarkan 40 EA games premium secara gratis. Beberapa game andalan yang ditawarkan antara lain The Sims 3, Green Fram, Worm 2, Need for Speed, dan masih banyak lagi.
    Keunggulan lain Asha 309, seperti dirangkum dari selular.co.id, yakni kenyamanan saat berinteraksi di dunia maya. Ponsel ini sudah dibekali Nokia Browser 2.0 yang diklaim pabrikan mampu mengkrompesi data hingga 90 persen. Asha 309 sudah ditambahkan aplikasi berbasis web Nokia NearBy. Aplikasi ini membantu pengguna untuk menemukan tempat baru dengan mencari lokasi terdekat dan menyajikan pilihan-pilihan tersebut pada peta.     Tersedia juga aplikasi web Nokia Life+ memberikan kesempatan kepada jutaan pengguna untuk mengakses konten yang mencakup pendidikan, kesehatan, dan hiburan untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari.
    Ponsel ini dimeriahkan oleh berbagai pilihan instant messaging seperti Nokia Chat, Windows Live Messenger, Google Talk, Facebook Chat, Twitter, dan juga MySpace.
    Sebagai ponsel berkonsep layar sentuh penuh, secara umum performa layar Asha 309 cukup baik. User interface menggunakan tampilan Full Touch UI, dengan teknologi tersebut, kita akan lebih mudah saat berganti antar homescreen. Walau hanya bekerja di jaringan 2G, pengalaman berselancar di dunia maya menggunakan Asha 309 begitu nyaman.
    Teknologi Nokia Browser 2.0 yang jadi andalannya menjadikan ponsel ini gesit saat browsing internet. Sebagai konektivitas data alternatif, Asha 309 juga sudah dipersenjatai perangkat WiFi.
    Adapun waktu bicara, Nokia sudah mempersenjatai Asha 309 dengan baterai Li-Ion dengan kapasitas 1110 mAh. Nokia mengklaim baterai tersebut bisa bertahan aktif selama 6 jam, serta waktu siaga yang mencapai 650 jam. Ketika diuji seharian penuh menjalankan fitur dan aplikasi secara standar, indikator baterai tersisa sepertiganya. (*)


Spesifikasi Nokia Asha 309:
- Desain: Full bar
- Dimensi: 109,9 x 54 x 13,2 mm
- Berat: 102 gr
- Ringtone: MP3
- Sistem Operasi: Series 40 Asha
- Jaringan: Quadband GSM
- Layar Utama: 3 inci, Resolusi: 240x400 pixels
- Memori Internal: 64 MB, Eksternal sampai 32 MB
- Hotswap
- Phonebook 2.000 Entry
- Konektivitas: GPRS Class 12, EDGE Class 12, WLAN/WI-FI IEEE 802.11 b/g, Bluetooth v3.0, Kabel 
  Data microUSB 2.0, PC Sync
- Kamera: Kualitas     2MP, Resolusi Max 1600x1200 pixels
- Video Resolusi Max: 176x144 @15fps, Player
- Musik Player: MP3/MIDI/AAC+/HEAAC
- Internet Browser: WAP, Full XHTML
- Baterai: Lithium Ion 1110 mAh

8X dan 8S, Windows Phone ala HTC

Diposting oleh Admin

    HTC siap-siap memasarkan dua Windows Phone 8 perdana di Indonesia. Windows Phone 8 dijanjikan bakal menjadi penantang sengit Android dan iOS. sejumlah vendor pun saling berebut dan mengklaim diri mereka sebagai pembesut Windows Phone 8 terbaik, salah satunya HTC.
    Jika Nokia punya seri Lumia, Samsung dengan Ativ, maka HTC punya dua jagoan yang siap menantang semuanya, yakni HTC Windows Phone 8X dan 8S. Tak hanya dari segi fitur, kedua ponsel itu juga amat disukai oleh pejabat Microsoft.  "Bahkan Steve Ballmer menggunakan Windows Phone 8 dari HTC," klaim Justin Zhang, Senior Manager Product HTC Asia, seperti dirangkum dari detiknet.
    Kedua ponsel tersebut dibuat secara unibody artinya, pengguna tidak bisa melepas baterai atau membongkarnya dengan mudah. Tapi bentuk seperti itu memang terbukti membuat ponsel terasa lebih mantab di genggam.
    Soal desain, meski terlihat sama namun ada sedikit perbedaan di antara keduanya. Bagian bawah 8S bisa dibuka agar pengguna bisa memasukan microSD sebagai media simpan tambahan. Sementara di 8X pengguna terpaksa harus cukup puas dengan memori 16 GB yang dimilikinya.
    Saat di genggam keduanya begitu mantap di tangan, khususnya 8X. Bahan polycarbonat yang dibuat agak melengkung membuatnya serasa pas di sela jari-jemari. Di tepian layar juga dibuat sedikit melengkung, jadi seakan-akan seluruh bagian ponsel ini memang sudah melekat erat.
    Kedua ponsel itu juga semakin nyaman karena dibuat dengan cukup tipis dan ringan, jadi tak begitu mengganggu saat dimasukan ke dalam saku.
    Di Indonesia HTC Windows Phone 8X akan dijual dalam dua pilihan warna, California Blue dan Graphite Black. Sedangkan Windows Phone 8S dengan pilihan warna Fiesta Reda dan Blue. Desain keduanya terbilang cukup memikat, solid dan enak dipakai.
    HTC Windows Phone 8X dan 8S sama-sama mengusung layar jenis S- LCD 2 yang cemerlang. Bahkan HTC mengklaim kualitasnya masih superior dibandingkan dengan smartphone lain yang saat ini ada.
    "Dengan 342 ppi, layar Windows Phone 8X jauh lebih bagus dari Retina Display di iPhone 5," klaim Justin, sembari menunjukan ketajaman warna ponsel tersebut.
    Soal kamera juga tidak kalah canggih, Windows Phone 8X yang dibekali 8 MP dan 8S dengan 5 MP dengan sensor yang mampu menghasilkan gambar dengan baik meski dengan cahaya minim. Secara teknis kamera yang digunakan Windows Phone 8X sama dengan One X+. Tapi, ketika dijajal hasil di Windows Phone 8X sedikit lebih baik dengan warna yang lebih cerah.
    Sayangnya ponsel 8X hanya memiliki ruang simpan sebesar 16 GB yang masih harus dibagi dengan sistem operasi dan aplikasi. Jadi untuk saat ini sepertinya masih terasa minim. Apalagi dengan tidak adanya slot untuk memori eksternal.
    Ruang penyimpanan Windows Phone 8S sedikit unggul karena mendukung microSD sampai 32 GB. Ponsel ini juga terlihat mungil dibanding saudaranya dengan ukuran layar 4 inci. (*)


Foto: pcadvisor.co.uk

Nikon D5200, Si Entry Level Berkualitas

Diposting oleh Admin

    NIKON memperkenalkan kamera DSLR baru yaitu Nikon D5200 yang menjadi penerus D5100. Kamera ini sudah dikenal sebagai kamera entry level DSLR yang berkualitas. Kali ini Nikon D5200 memiliki fitur inti yang sama dengan Nikon D7000 termasuk 39-point auto focus system dan sensor 2,016- pixel RGB.
    Kamera ini juga memiliki sensor CMOS 24.1 Mp Nikon DX-format  dengan dukungan range ISO dari 1000 sampai 6400, yang bisa diekspansi sampai ISO 25600 dengan menggunakan prosesor image processing EXPEED 3.
    Selain kualitas sensor, Nikon D5200 juga menghadirkan kecepatan tinggi untuk pengambilan gambar kontinu yang mencapai 5fps, dan mampu merekam video sinematik dalam kualitas resolusi Full HD 1920x1080/60i/50i menggunakan fungsi D-Movie.
    Ada juga fasilitas Scene Recognition System, yang mampu menganalisa tingkat kecerahan scene dan juga warnanya lalu menyesuaikan setting kamera seperti exposure, focus, white balance untuk menghasilkan gambar yang berkualitas. Ada fitur Active D- lighting, HDR mode serta in-camera image editing. Untuk efek spesialan Night Vision.
    Layar LCD yang disertakan berukuran 3 inci dengan tingkat detail 921K dot yang bisa dibuka ke samping dengan sudut 0-180 derajat. Dapat diputar ke depan 180 derajat dan ke belakang 90 derajat sehingga memungkinkan pemilik kamera ini dengan fleksibel mengambil gambar dari berbagai posisi.
    Dirangkum dari detiknet, kamera ini juga bisa menggunakan WU-1a Wireless Mobile Adapter untuk menambahkan fungsi Wifi, maupun WR-R10/WR-T10 Wireless Remote Controller dan kamera ini akan tersedia dalam pilihan warna hitam, merah dan bronze. Rencana Nikon D5200 akan dipasarkan mulai Desember 2012 dengan harga kurang lebih Rp 11 jutaan. (*)

Spesifikasi Nikon D5200:
- Sensor: CMOS 24,1 MP
- Prosesor: Nikon Expeed 3
- Layar: LCD 3-inci Full Articulated 921.000 titik
  Video: 1920 x 1080 (60, 50, 30, 25, 24 fps), 1280 x 720 (60, 50
  fps), 640 x 424 (30, 25 fps)
- Memori: SD/SDHC/SDXC
- Wireless: Opsional
- Baterai: Lithium-Ion EN-EL14
- Berat: 555 gram
- Dimensi: 129 x 98 x 78 mm

Foto: facebook.com

Ponsel Mewah untuk Fashionista

Diposting oleh Admin

    PONSEL pintar dirancang untuk beberapa kepentingan. Ada yang mengutamakan fitur untuk keperluan kerja maupun telefoni. Lain model dibuat sebagai penunjang penampilan. Khusus ntuk jenis ini, desain ponsel sangat bergaya.
    Beberapa rumah mode terkenal di dunia, tak mau ketinggalan ambil bagian dalam perkembangan gadget, khususnya ponsel. Kerja sama rumah mode branded ini dengan vendor ponsel menghasilkan produk stylish. Berikut beberapa ponsel yang memiliki desain elegan dan harga luar biasa mahal.

* Bang and Olufsen Serenata
    Ponsel ini sudah cukup lama dirilis, namun desainnya yang cukup memukau masih jadi perhatian. Serenata dibuat oleh Bang Olufsen bersama Samsung. Desainnya, elegan dan unik, sangat berbeda dibandingkan ponsel kebanyakan. Handset ini bergaya sliding yang ketika dibuka akan menampakkan spekaer stereonya.
    Selaku produsen audio kenamaan, Bang Olufsen membekali Serenata dengan suara yang mantap. Malah, perangkat ini lebih mirip dengan pemutar audio dan hanya punya sedikit fungsi ponsel. Harganya sekitar 1.700 Dolar AS ketika baru diluncurkan.

* Prada Phone by LG 3.0
    Prada phone by LG 3.0 dibuat LG bersama rumah mode kenamaan asal Italia, Prada. Tampak dari tulisan Prada besar di atas bodinya. Desainnya terkesan simpel. Namun tetap terlihat elegan dengan balutan warna hitam berikut interface desain khusus dari Prada. Jeroannya cukup bagus. Handset ini sudah dibekali prosesor 1 GHz dual core dengan RAM 1 GB serta kamera 8 Megapixel. Harganya sekitar Rp 6 jutaan.

* Giorgio Armani Galaxy S
    Handset ini diperkenalkan pada 2010 ini dihargai cukup mahal, yakni 1.000 Dolar AS. Tidak murah karena menyandang nama besar rumah mode Giorgio Armani. Jeroan gadget ini sama dengan handset Galaxy S dan memang dibuat bersama Samsung. Namun desainnya sedikit berbeda dan tampak lebih bergaya. Samsung sendiri sudah beberapa kali bekerja sama dengan Armani untuk membuat ponsel bagi para fashionista.

* BlackBerry Porsche Design P'9981
    KERJASAMA pabrikan mobil mewah, Porsche dengan produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM) menghasilkan BlackBerry P'9981. Ponsel cerdas ini didesain oleh Porsche sehingga bentuknya lebih berkelas dibanding BlackBerry edisi biasa.
    Handset seharga 1.250 Poundsterling tersebut memakai sistem operasi BlackBerry 7. User interfacenya pun dikustomisasi dengan nama Porsche Design UI.B
    Spesifikasi smartphone ini antara lain prosesor 1,2 GHz, kamera 5 megapixel, RAM 768 MB, kemampuan rekam video HD 720p, dan storage internal 8GB. PIN untuk P'9881 pun eksklusif sehingga langsung bisa dikenali kala memakai BBM.

* Ulysse Nardin Chairman
    Ulysse Nardin Chairman bukan hanya ponsel Android paling mahal, namun mungkin juga tertinggi harganya secara keseluruhan. Guiness World Record bahkan menobatkannya sebagai ponsel termahal.
    Harganya mencapai 130 ribu Dolar AS. Harga setinggi itu, Chairman jelas punya beberapa keistimewaan. Setiap unitnya dibuat dengan tangan dan dibutuhkan waktu pemesanan sampai 8 bulan sebelum sampai ke tangan konsumen. Jumlah unit yang terjual sangat terbatas, hanya 1.846 unit per tahunnya. Handset ini punya 3.000 butir berlian, salah satu faktor yang membuat harganya melambung.

* Dior Phone Touch
    Christian Dior berstatus rumah mode ternama di dunia. Mereka turut meramaikan pasar ponsel mewah dengan nama Dior Phone Touch yang berbasis Android. Ponsel bergaya elegan ini hanya dibuat 99 unit dengan harga mulai 3.900 Euro. Bahan pembuatannya memang mahal, yakni dari kristal saphir, baja, emas dan berlian.

* Vertu Constellation Candy
    Vertu dikenal sebagai produsen ponsel mewah dengan harga selangit. Pada 2012, vendor yang baru saja lepas dari Nokia itu merilis versi baru handset untuk fashionista, yaitu Constellation Candy. Tak heran jika harganya pun selangit. Yaitu di kisaran 6,000 Poundsterling. Tersedia beberapa pilihan warna cerah. (*)



Sumber: dirangkum dari detiknet
Foto: verveonline.com

Kamera Feminin ala Casio

Diposting oleh Admin

    HAMPIR semua produsen kamera memiliki jagoannya masing-masing. Seperti Casio, yang memilih fokus di kategori kamera compact entry level. Produesn asal Jeoang ini punya strategi khusus untuk menarik minat konsumen, salah satunya dalam hal desain.
    Produsen kamera ini kini sedang melakukan kampanye produk anyarnya, seri EX-N dan EX-JE. Dan desain adalah paling utama. Empat kamera baru, EX-J10, EX-N1, EX-N10 dan EX-N20. Tergolong entry level, maka jangan berharpa pada fitur tapi lihat desainnya.
    Sebagian besar dari seri-seri yang dimaksud menyasar konsumen perempuan muda. Bukan hanya dari pilihan warna, namun juga tampilan fisiknya.  Seperti EX-N10 'Dressy' bodinya di-coat dengan mengkilat dengan motif yang dikatakan pihak Casio sangat wanita. Lantas ada EX-N1 'Casual' dengan warna yang lebih 'pop' dan solid. Khusus kamera ini, warnanya tidak terlalu feminim, jadi bisa dipakai baik untuk perempuan maupun pria.
    Masih di seri EX-N, ada EX-N20 'Classic' yang didesain dengan nuansa seperti kulit. Terakhir adalah JE10 yang sudah dilengkapi dengan jacket dan tali bahu untuk digantung di leher. Untuk EX-JE10 ini desainnya sangat catchy dengan bodinya yang ramping. 'Cincin' emas yang melingkari lensa dan mirror plate di bagian atasnya menambahkan kesan feminin yang diusungnya.
    Spesifikasinya, memiliki sensor CCD dengan resolusi 16,1 MP, 5x optical zoom, lensa wide-angle 26 mm, LCD 2,7 inci. Sedang fitur-fitur yang ditonjolkan adalah Premium Auto, Art shot, Make up function, self portrait dan HD Movie.
    Fungsi make-up mampu mendeteksi wajah orang dan membuatnya lebih bright dan natural di hasil foto yang dibidik. Kemudian untuk self portrait, pengguna yang ingin mengambil foto diri sendiri akan dimudahkan lewat deteksi wajah secara otomatis. Berkat fitur ini pula, pengguna tak harus memencet tombol shutter karena kamera akan melakukannya sendiri.
    "Untuk produk entry-level, kalau kita membandingkan soal spek, sama saja. Jadi kami mempertimbangkan nilai desain," ujar Koichi Matsuzaki, Manager Sales Casio.    Kamera-kamera Exilim ini sudah ada di pasaran dengan harga retail mulai Rp 1,1 juta hingga Rp 1,8 juta. (*)

Sumber: dirangkum dari detiknet
Foto: dinomarket.com